Keberadaan dua pesawat yang terparkir selama sekitar 20 tahun di area PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya menjadi perhatian publik setelah perusahaan membuka informasi dan mencari pemilik sah kedua armada tersebut. Pesawat itu diketahui bertuliskan "Bouraq" dan "Camar" serta telah berada di kawasan PTDI sejak sekitar tahun 2005.
Manajer Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PTDI, Adi Prastowo, menjelaskan bahwa pihaknya masih berupaya menelusuri kepemilikan dua pesawat tersebut. Selama ini, keberadaan keduanya menjadi misteri karena tidak ada pihak yang mengklaim atau mengambil alih aset tersebut.
Baca Juga: Netanyahu Hentikan Serangan ke Iran Usai Dihubungi Trump, Ketegangan Timur Tengah Mereda
PTDI mengaku telah mengirim surat kepada PT ANI yang diduga memiliki keterkaitan dengan pesawat tersebut. Namun, perusahaan tersebut menyatakan tidak memiliki hubungan dengan kedua pesawat yang kini terbengkalai di area PTDI.
Penelusuran kemudian mengarah kepada PT PANN, sebuah perusahaan BUMN yang disebut pernah menjadi pihak pendana atau pembeli dalam pengadaan pesawat tersebut. Akan tetapi, setelah PT PANN dilikuidasi pada Februari 2026, kurator yang datang ke PTDI menyatakan bahwa dua pesawat itu juga tidak tercatat sebagai aset perusahaan.
Baca Juga: Trump Yakin AS Segera Menang, Klaim Iran Bersedia Tinggalkan Program Senjata Nuklir
Kondisi fisik kedua pesawat kini tampak memprihatinkan. Karena disimpan di area terbuka dan bukan di dalam hanggar, badan pesawat mengalami kerusakan akibat paparan cuaca selama bertahun-tahun. PTDI pun memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari upaya hukum dan administrasi untuk menemukan pemilik terakhir yang sah sebelum mengambil langkah lanjutan terhadap aset tersebut.
source: Asal-usul 2 Pesawat yang Parkir 20 Tahun di Lahan PTDI Terungkap












