Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan belasungkawa bagi para korban jiwa akibat bencana alam besar di Sumatra. Ucapan ini disampaikan Putin melalui Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia untuk Presiden Prabowo Subianto.
"Yang Terhormat Bapak Presiden, Terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara pulau Sumatra," tulis Putin sebagaimana diunggah akun kedutaan di media sosial, Minggu (30/11).
Rusia turut berduka cita bersama mereka yang menghilangkan keluarga dan kerabat dalam musibah alam ini, serta berharap daerah-daerah yang terdampak dapat secepatnya pulih kembali pada kehidupan normal, aman dan sejahtera," ujar Putin.
Dikutip dari Antara, Putin mengatakan bahwa pemerintah beserta rakyat Rusia juga berharap supaya daerah-daerah yang terdampak bencana segera pulih, dan masyarakatnya dapat kembali menjalani hidup dengan normal, aman, dan sejahtera.
Sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak Selasa lalu diterjang banjir bandang dan longsor yang mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa serta terputusnya akses transportasi, aliran listrik, dan saluran komunikasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan per Sabtu kemarin bahwa jumlah korban jiwa di tiga provinsi yang terdampak banjir bandang dan longsor mencapai 303 orang, kemudian 279 orang dinyatakan hilang, dan 18 orang luka-luka.
Dari angka itu, 166 orang yang meninggal dunia berada di wilayah Sumatra Utara, 90 orang di Sumatra Barat, dan 47 orang di Aceh. Sementara itu, 133 orang di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang, di Sumatra Barat ada 85 orang dinyatakan hilang, dan 51 orang dinyatakan hilang di Aceh.
Hingga Sabtu, total ada 11 helikopter milik TNI dan Basarnas yang dikerahkan untuk mengangkut bantuan ke lokasi terdampak bencana. Sementara itu, enam kapal perang (KRI) juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan pengiriman bantuan.










